Patung perunggu Edward Colston dibuang ke suntua Bristol, siapakah dia? (Foto: instagram/breaking.news.usa)
kulturbench.com, Jakarta Akibat kasus rasisme yang berawal di Amerika kini merambat ke berbasợi penjuru dunia. Salah satunya Inggris yang juga menjalankan gerakan sosial Blaông xã Lives Matter.

Bạn đang xem: Edward colston là ai


Edward Colston merupakan pedagang budak, anggota parlemen, dan filantropis Inggris. Ia menghasilkan banyak karya-karya berupa ruas jalan, sekolah, rumah tahanan, rumah sakit, hingga gereja di Bristol.

 


Who was #EdwardColston ? (1636-1721) Colston was born into a prosperous #Bristol merchant"s family và, although he lived in #London for many years, was always closely associated with the đô thị By 1672 he had his own business in the #capital trading in #slaves, #cloth, #wine và #sugar A significant proportion of Colston"s wealth came directly or indirectly from the #slavetrade In 1680, he became an official of the Royal African Company, #RAC which at the time held the monopoly in #Britain on slave trading He donated to #churches và #hospitals in Bristol, also founding two #almshouses & a school Colston also lent #money lớn the Bristol corporation and was a đô thị MP for a short time Source: #Đài truyền hình BBC History/Nigel Pocock

A post shared by Bass Analog Sound Synthesis™️ (

Untuk membangun secài karyanya itu, Edward Colston memperdagangkan puluhan ribu orang kulit hitam. Sehingga kekayaan yang ia miliki saat itu sebagian besar merupakan hasil perdagangan dan eksploitasi orang kulit hitam. Secài perdagangan yang ia lakukan terhadap orang kulit hitam beradomain authority di luar London.

Xem thêm: GiớI ThiệU Mr Vas Là Ai - Leading Performance Education

Pada 1680, Edward Colston bergabung dengan perusahaan Royal African Compani yang menguakhông nên perdagangan budak Afrika Barat. Perusahaan inipun mencap perempuan dan anak-anak sebasợi budak seperti komoditas.

 


*

Patung perunggu Edward Colston dibuang ke suntua Bristol, siapakah dia? (Foto: instagram/news.today.usa)
RAC diyakini telah menjual sekitar 100ribu orang Afrika Barat di Karibia dan Amerika padomain authority 1672 dan 1689. Dengan demikian, kekayaan Edward Colston diperoleh dari perusahaan ini untuk dikemudian dijadikan dari peminjaman uang.

Xem thêm: Yuno Gasai Là Ai - 10 Cô Gái Khiến Người Xem Sởn Tóc Gáy Trong Anime

Padomain authority 1689, Edward Colston menjual sahamnya di perusahaan budah tersebut kepada William, Prince of Orange dan mulai mengembangkan reputasinya sebatua filantropis. Ia menyumbang berbasợi kegiarã amal, seperti membangun sekolah dan rumah sakit di Bristol dan London.


Chuyên mục: NGƯỜI NỔI TIẾNG
Bài viết liên quan

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *