*

Sutanto Windura dari Tony Buzan Indonesia (kiri) dengan Sakti Alamsyah di studio New Wave Radio.

Bạn đang xem: Tony buzan là ai

Foto: Sigit


Menurut Sutanto, Tony Buzan merupakan orang Inggris yang menemukan dan mempopulerkan Mind Map, sebuah metode atau sistem belajar maupun berpikir sesuai dengan kinerja alami otak manusia. Ada sekitar 300 juta orang di dunia yang mengetahui maupun mempraktikkan metode berpikir Mind Map tersebut. Sampai sekarang, Tony Buzan masih memegang predikat sebagai orang paling kreatif di dunia alias mempunyai creativity quotient tertinggi selama 20 tahun terakhir ini. Tony Buzan termasuk dalam lima besar speaker bertaraf Internasional menurut Majalah Forbes. Tony juga menjadi penasihat, baik di pemerintahan seperti Mexico, Africa Selatan, Skotlandia, Singapura, Inggris, dan sebagainya, maupun di perusahaan, seperti IBM, TNT, Disney, General Motor. Bahkan, bukunya berjudul “Use Your Head” menjadi standar bagi seluruh tim IBM dan menjadi buku wajib bagi mahasiswa universitas terbuka di Inggris. Tony Buzan merupakan penulis produktif yang sudah menulis lebih dari 100 buku yang mana sebagian bukunya sudah diterjemahkan dalam 30 bahasa di 150 negara, termasuk Indonesia (lebih dari 15 buku).

“Mind Map itu simpel. Ini merupakan sebuah teknik berpikir yang bekerja sesuai dengan kinerja alami otak manusia. Mind Map merupakan kerja eksternal yang mencerminkan kerja internal dalam otak manusia,” kata Sutanto. Sebab itu, sambung Sutanto, tidak ada orang yang dilahirkan dengan tidak kreatif mengingat kreativitas muncul lantaran orang bekerja sesuai dengan cara kerja alami otak.

Tony Buzan Indonesia berdiri pada tahun 2009. Tony Buzan Indonesia beroperasi di bawah Buzan Asia.

Xem thêm: Pax Thiên Là Ai - Từ Đứa Trẻ Bị Bỏ Rơi Thành Bao Người Mơ Ước

Di Asia, ada delapan Buzan Center di delapan negara, termasuk Indonesia. Total Buzan Center di seluruh dunia ada 40 unit. “Misi kami tak lain adalah agar ada semakin banyak orang yang melek otaknya. Tony Buzan lebih senang menyebutnya dengan global mental literacy,” kata Sutanto.

Sutanto melihat ada pola pengajaran yang keliru selama ini, yakni siswa ditekan untuk belajar what to learn dan melupakan how to learn. “Kita tidak diajari untuk belajar cara memahami, cara mengingat, cara membaca cepat, cara menulis, dan sebagainya. Nah, kalau kita kombinasikan keduanya, otak kita bisa bekerja dengan cepat sekali. Mind Map menjadi salah satu alat bantu orang untuk hal tersebut,” sambung Sutanto.

Seminar yang akan digelar pada 22 September di Four Seasons Hotel, Jakarta nanti akan membahas tentang “Making Creativity and Innovation as the New Organizational Culture”. Kunjungan Tony Buzan September mendatang merupakan kunjungan resmi pertamanya di Indonesia. Meski secara informal, Tony Buzan sudah menyambangi Indonesia dua kali, tahun 2002 dan 2009.

Dalam seminar tersebut, Tony Buzan akan membahas blok-blok otak yang membuat orang tidak bisa berpikir kreatif. Bagi Tony Buzan, semua orang itu kreatif. Di sini, Tony Buzan akan membahas tentang personal effectiveness yang mana semua orang bisa kreatif. Lalu, dibawa ke tingkat business effectiveness dalam organisasi yang akan membawa kultur perusahaan yang kreatif.

Bài viết liên quan

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *